Barito Selatan

DPRD Barsel Desak Evaluasi Kinerja Perumda Tirta Barito, Buntut Alokasi Subsidi Rp2,5 Miliar

Avatar
11
×

DPRD Barsel Desak Evaluasi Kinerja Perumda Tirta Barito, Buntut Alokasi Subsidi Rp2,5 Miliar

Sebarkan artikel ini

BUNTOK, BNN– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mendesak Pemda mengevaluasi kembali pengalokasian subsidi anggaran Rp2,5 miliar kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Barito.

‎Hal itu disampaikan anggota DPRD Barsel dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Raden Sudarto, usai mengikuti rapat Badan Musyawarah (Banmus) yang digelar di ruang rapat gabungan komisi DPRD setempat. Selasa (31/3/26).

‎Dijelaskannya, rencana alokasi subsidi tersebut dipaparkan Kepala Baperinda Barsel saat kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten yang digelar belum lama ini di Aula Baperinda.

‎Menurutnya, pemberian subsidi itu mesti dikaji ulang. Perumda Tirta Barito sebagai perusahaan penyedia air minum, dinilai memiliki sumber profit dari hasil penjualan. Justru anehnya, dalam setiap laporan tahunan disampaikan selalu merugi.    

‎“PDAM setiap tahun meminta subsidi dan laporan keuangannya rugi. Perlu dikaji kembali di mana letak kerugiannya. Apalagi di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat saat ini,” kritik legislator yang akrab disapa H. Alex ini.

‎Lebih jauh, ia menyoroti sumber utama air yang dikelola perusahaan diperoleh dari Sungai Barito secara cuma-cuma. Sehingga menurutnya perlu ada penjelasan komprehensif terkait kebutuhan subsidi yang mencapai Rp2,5 miliar itu.

‎Meski demikian, DPRD tidak sepenuhnya menolak dukungan anggaran bagi perusahaan daerah. Namun, dukungan tersebut harus disertai kajian matang serta transparansi penggunaan anggaran agar tepat sasaran.

‎Selain itu, pihaknya meminta pemerintah daerah memastikan kinerja Perumda Tirta Barito berjalan optimal, baik dari sisi pelayanan pelanggan maupun pengelolaan keuangan yang efektif dan akuntabel.

‎“Di tengah tuntutan efisiensi anggaran saat ini, setiap penggunaan dana daerah harus benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

‎Ia berharap evaluasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah kabupaten dalam mengambil kebijakan, sehingga pengelolaan dana daerah menjadi lebih efektif, efisien, dan tepat guna.

‎Politisi perwakilan Dapil Barsel I itu juga mendorong Perumda Tirta Barito bisa menggandeng pihak ketiga dalam mengelola manajemen perusahaan demi meningkatkan kinerja dan profesionalitas.

“Tentu harapannya lewat kolaborasi dengan pihak ketiga itu (konsultan), kinerja Perumda Tirta Barito hasilnya akan semakin baik,” pungkas H. Alex. (*/Red 1)