SAMPIT, BNN – Kondisi memprihatinkan jembatan patah dan berlubang di Jalan Kapten Mulyono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menelan korban jiwa.
Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di lokasi jembatan tersebut, pada Sabtu (25/4/26) malam.
Berdasarkan keterangan seorang saksi, Rido mengatakan bahwa korban berkendara berboncengan dan belum diketahui identitasnya itu melaju dari arah Selatan menuju Timur.
Saat melintas di jembatan yang kondisinya rusak dan minim penerangan, korban diduga tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga menghantam lubang di badan jembatan dan terjatuh.
“Korban menabrak bagian badan jembatan yang berlubang, lalu terjatuh. Kondisinya luka parah,” ujar Rido saat ditemui di lokasi.
Akibat kecelakaan itu, sebutnya korban meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka berat di bagian kepala serta patah pada lengannya.
Sedangkan teman korban, juga mengalami luka-luka serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit Dr Murjani, Sampit.
“Korbannya ada dua orang. Satu meninggal di tempat kejadian dan satunya lagi kritis,” ungkap Rido menambahkan.
Peristiwa tragis ini kembali menyoroti kondisi jembatan di ruas Jalan Kapten Mulyono yang selama ini dikeluhkan warga karena rusak dan membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Warga setempat sangat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen sebelum kembali memakan korban.
Pasalnya, kerusakan jembatan tersebut dinilai sudah lama terjadi dan kerap mengancam keselamatan pengendara yang melintas.
Kecelakaan maut ini pun menjadi alarm keras agar penanganan infrastruktur rusak tidak lagi ditunda, khususnya pada jalur yang menjadi akses vital bagi warga. (*/Red 2)










