Lamandau

Pemancing Tenggelam di Sungai Kinipan Ditemukan, Setelah Tiga Hari Pencarian

Avatar
11
×

Pemancing Tenggelam di Sungai Kinipan Ditemukan, Setelah Tiga Hari Pencarian

Sebarkan artikel ini

NANGA BULIK, BNN – Upaya tim gabungan melakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau, akhirnya membuahkan hasil.

Seorang pria bernama Ruswandi (51), warga Pangkalan Bun, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (10/3/26) setelah tiga hari dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan.

Korban ditemukan sekitar 150 meter dari titik awal kejadian oleh tim pencari yang turut dibantu seorang penyelam profesional, Anang Gadur dari Mendawai.

“Iya, jenazah korban hari ini sudah kita temukan, ada sekitar 150 meter jaraknya dari titik awal kejadian perahunya karam,” ujar Anang membenarkan.

Setelah berhasil ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dari sungai Kinipan untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Gusti Abdul Ghani, Nanga Bulk guna penanganan lebih lanjut.

Sebelumnya, Ruswandi dilaporkan tenggelam pada Minggu (8/3/26) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu ia sedang memancing bersama rekannya, Toto di kawasan Sungai Kinipan.

Namun perahu yang mereka gunakan diduga karam dan terbalik setelah diterjang arus deras di area riam sungai tersebut.

Dalam kejadian itu, Toto berhasil menyelamatkan diri dengan berpegangan pada dahan pohon di tepi sungai. Sementara Ruswandi tidak mampu melawan derasnya arus dan akhirnya terseret.

Tim gabungan yang terdiri dari relawan, aparat setempat, serta warga sempat melakukan upaya pencarian sejak hari pertama kejadian.

Namun proses pencarian sempat terhenti sementara pada Senin (9/3/26) akibat cuaca buruk serta kondisi arus sungai yang sangat deras sehingga membahayakan tim pencari.

Setelah kondisi memungkinkan, pencarian kembali dilanjutkan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi pencarian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di kawasan yang memiliki arus deras dan riam.

Sementara itu, pihak keluarga korban telah diberi kabar terkait penemuan tersebut dan proses penanganan selanjutnya dilakukan oleh pihak rumah sakit sebelum korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (*/Red 2)