Hukum

Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif Atas Penemuan Tiga Mayat di Pit Tambang PT. MUTU

Avatar
23
×

Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif Atas Penemuan Tiga Mayat di Pit Tambang PT. MUTU

Sebarkan artikel ini

BUNTOK, BNN – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan (Barsel) tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait temuan tiga jenazah di kawasan Pit Swalang milik PT Multi Tambang jaya Utama (MUTU), Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, wilayah perbatasan Kabupaten Barsel dan Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, Senin (19/1/2026).

Kapolres Barsel AKBP Jecson R Hutapea mengungkapkan, laporan awal penemuan tiga mayat tersebut diterima dari warga yang mendatangi Pos Polisi Patas Polsek Gunung Bintang Awai sekitar pukul 01.35 WIB dini hari.

“Begitu menerima laporan, kami langsung memerintahkan personel Polsek Gunung Bintang Awai untuk mendatangi lokasi dan mengamankan tempat kejadian perkara,” kata AKBP Jecson saat ditemui di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Selasa (20/1/2026).

Petugas kepolisian kemudian bergerak menuju lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan pihak PT MUTU untuk memastikan batas wilayah administratif lokasi temuan jenazah.

Dari hasil identifikasi awal, ketiga korban diketahui bernama Satriansyah alias Asat alias Pak Sala, warga Desa Muara Singan, serta sepasang suami istri, Paman Utuh dan Diana, warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.

Seluruh jenazah telah dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab pasti kematian.

“Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan penyelidikan lanjutan. Penyebab kematian belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil autopsi,” jelas Kapolres.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.

AKBP Jecson menambahkan, sebelum penemuan jenazah, pihak kepolisian menerima laporan orang hilang sejak Minggu (18/1/2026). Upaya pencarian sempat dilakukan oleh warga bersama pihak keamanan perusahaan.

“Sekitar pukul 01.30 WIB para korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kemudian dilaporkan ke Pos Polisi Desa Patas,” ungkapnya.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab kematian para korban dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kami akan mengungkap fakta dan kronologi kejadian ini secara profesional dan transparan,” pungkasnya. (Red 1)