Pulang Pisau

Rakor Karhutla di Pulang Pisau, Wagub Kalteng Prioritaskan Perlindungan Warga

Avatar
5
×

Rakor Karhutla di Pulang Pisau, Wagub Kalteng Prioritaskan Perlindungan Warga

Sebarkan artikel ini

PULANG PISAU, BNN – Dalam rangka menyatukan langkah penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah pusat dan Pemprov Kalteng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Banama Tingang, Kantor Bupati Pulang Pisau (Pulpis), pada Senin (19/10/26).

Rakor penanggulangan Karhutla ini memfokuskan pada penguatan sinergi lintas sektoral guna mengatasi ancaman kabut asap yang masih berlangsung di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kegiatan dipimpin langsung Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi dan dimoderatori oleh Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo. Turut hadir  Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutan Gubernur Kalteng yang dibacakan oleh Edy Pratowo, ditekankan bahwa Kalteng menghadapi tantangan besar dalam penanggulangan karhutla. Kondisi geografis yang luas, lahan gambut yang rentan, serta musim kemarau panjang akibat El Nino menuntut langkah penanganan terpadu.

Menurut Wagub, Pemprov Kalteng bersama BNPB, TNI-Polri, Manggala Agni, dan pemerintah kabupaten/kota terus memprioritaskan keselamatan warga dari dampak kebakaran dan kabut asap.

“Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan, di antaranya penyediaan rumah oksigen, pembagian masker, penyaluran air bersih, hingga bantuan pangan bagi masyarakat terdampak. Upaya ini menjadi bagian dari perlindungan masyarakat di wilayah Kalteng,” ujar Edy.

Sementara itu, Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa penanggulangan karhutla sangat bergantung pada kecepatan respons, ketersediaan sumber daya, serta keterpaduan komando di lapangan berdasarkan data aktual.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Oleh karena itu, kita harus bahu-membahu memastikan penanganan karhutla berjalan optimal dan tuntas, agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali normal,” tegas Kristomei.

Dukungan penuh juga disampaikan KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita. Ia memastikan kesiapan jajaran TNI AD untuk mendukung strategi yang telah dirumuskan BNPB dan BMKG, termasuk pengerahan personel untuk mempercepat pemadaman titik api.

Selain itu, Jenderal Tandyo juga menekankan, bahwa instruksi teknis telah diberikan kepada Pangdam untuk bersiaga penuh sebagai langkah strategis deteksi dini karhutla.

“Kami siap menambah personel di lapangan serta mendukung kebutuhan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla guna memperkuat upaya penanganan terpadu,” pungkasnya. (*/Red 2)