MUARA TEWEH, BNN – Polres Barito Utara (Barut), mengerahkan Tim Resmob dan tim gabungan untuk mengejar pelaku pembantaian sadis yang menewaskan satu keluarga di Desa Benangin II, Kecamatan Teweh Timur yang berbatasan dengan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim).
Kapolres Barut, AKBP Singgih Febiyanto melalui Kasat Reskrim, Iptu Ricky Hermawan mengatakan, Polres setempat terus melakukan pengejaran terhadap salah seorang terduga pelaku yang saat ini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
“Terduga pelaku dengan inisial SPN yang telah masuk DPO terus kita buru hingga ke luar wilayah Kalteng,” katanya di Muara Teweh, Rabu (29/4/26).
Menurut Iptu Ricky, tim Resmob bersama tim gabungan terus melakukan pengejaran secara penyeluruh terhadap terduga palaku yang telah masuk dalam DPO tersebut.
“Kita berharap, semoga dalam waktu dekat, terduga pelaku nantinya dapat segera diamankan dan kasus ini segera terungkap secara terang benderang,” ujar Kasat Reskrim.
Ia menambahkan, hingga saat ini Polres Barut telah meringkus tiga orang tersangka, namun masih dilakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing, termasuk kemungkinan adanya aktor utama di balik kasus pembunuhan tersebut.
“Peran masing-masing tersangka, tentunya baru bisa disimpulkan setelah nanti seluruh pelaku berhasil diamankan,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, telah terjadi aksi pembantaian sadis terhadap satu keluarga di area perusahaan pemegang HPH, PT Timber Dana, di Benangin II, Teweh Timur, wilayah perbatasan Kalteng – Kaltim pada Minggu (19/4/26) sekitar pukul 16.30 Wib.
Akibat peristiwa berdarah tersebut, lima orang meninggal dunia, masing-masing Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3) dan Ono (50), sedangkan satu orang lagi, Alfian (40), selamat namun dalam kondisi kritis. (*/Red 2)












