Kalimantan Tengah

Sambut Perayaan Idul Fitri 1447 H, DAD Kalteng Gelar Forum Silaturahmi Lintas Ormas Dayak

Avatar
12
×

Sambut Perayaan Idul Fitri 1447 H, DAD Kalteng Gelar Forum Silaturahmi Lintas Ormas Dayak

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA, BNN – Dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri 1447 H/ 2026 M, Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar acara silaturahmi lintas Ormas Dayak se-Kalteng, berlangsung di Betang Hapakat, jalan RTA Milono No. 163, Kota Palangka Raya. Jumat (20/3/26) sore.

Nuansa kebersamaan dan kekeluargaan warga Dayak dalam forum silaturahmi yang dihadiri sekurangnya 33 Ormas itu, nampak begitu kental mewarnai rangkaian acara pertemuan konsolidasi untuk memperkuat hubungan antar Ormas Dayak di wilayah tersebut.

Ketua Harian DAD Kalteng, Prof. Dr. Andrie Elia Embang, menyambut hangat kehadiran para undangan yang mewakili Ormas masing-masing. Hingga bisa berkumpul guna menyatukan langkah ke depan mendukung program pemerintah daerah maupun mencari solusi menghadapi persoalan di lapangan.

“Program pemda tentulah untuk mewujudkan kemajuan daerah termasuk kesejahteraan warganya. Begitupun persoalan masyarakat adat di lapangan terkait konflik agraria akan dicarikan solusi yang memberikan keadilan bagi semua pihak,” ujarnya.

Mantan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) ini mengatakan bahwa perlunya pemutakhiran terhadap regulasi kelembagaan adat. Demikian pula pemahaman bersama tentang wilayah adat yang dimanfaatkan bagi aktivitas masyarakat adat Dayak.

“Ketentuan Perda Kalteng No.16 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat Dayak Kalimatan Tengah akan dilakukan pembaharuan agar selaras dengan kondisi daerah dewasa ini. DAD Kalteng dalam hal ini telah menyusun draffnya untuk kemudian diajukan ke Pemerintah,” kata Andri Elia.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum Gerakan Dayak (GERDAYAK) Yansen Binti. Ia menginginkan harmonisasi relasi antara masyarakat Dayak, Pemda dan pelaku usaha (Investor) dapat terwujud di wilayah Kalimantan Tengah.

“Harmonisasi lintas sektoral tentunya bisa diwujudkan jika semua pihak mampu berkomitmen dengan tundak dan taat terhadap aturan maupun regulasi. Baik itu hukum positif maupun hukum adat,” tegas Yansen Binti.

Dalam forum silaturahmi antar Ormas Dayak tersebut turut dibahas persoalan di tingkat akar rumput, baik persoalan terkait konflik agraria yang kerap terjadi antara warga lokal dan perusahaan. Begitupun kewajiban pihak investor terhadap pemenuhan hak masyarakat.

Acara silaturahmi Ormas menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/ 2026 M yang dipandu Sekretaris DAD Kalteng Yulindra Dedy tersebut, berjalan tertib dan lancar. Sesi pertemun turut dirangkai dengan doa bersama lintas agama.

Diakhir acara, Yulindra Dedy menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagaimana pesan yang dititipkan Gubernur Agustiar Sabran menyambut Idul Firi agar masyarakat mempererat persaudaraan, toleransi dan kerjasama antar umat beragama.

“Melalui momen Idul Fitri ini Bapak Gubernur berpesan agar seluruh elemen tetap solid dalam keberagaman serta senantiasa menjaga stabilitas dan kondisifitas wilayah di Bumi Tambun Bungai. Selamat Hari Raya Idul Firi 1447 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin,” tutupnya. (*/Red 2)