Barito Selatan

Pemancing Tenggelam Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah 5 Hari Pencarian

Avatar
10
×

Pemancing Tenggelam Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah 5 Hari Pencarian

Sebarkan artikel ini

BUNTOK, BNN – Korban tenggelam bernama Titin Suriance (65) yang dilaporkan hilang saat memancing sejak Kamis (28/5/26) pekan lalu, akhirnya di temukan tim SAR gabungan dalam kondisi sudah tidak bernyawa pada Selasa (2/6/26).

Informasi di lapangan menyebutkan, bahwa korban hilang saat memancing di aliran sungai, kawasan perairan Belanti, Desa Danau Ganting, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barsel Ir Agus In Yulius menerangkan kepada awak media, bahwa terhitung selama lima hari upaya pencarian terhadap korban dilakukan oleh Tim SAR gabungan.

Adapun tim pencarian tersebut, jelasnya terdiri dari anggota BPBD Barsel, Damkar dan Penyelamatan Barsel, personel TNI dan Polri, serta keluarga korban bersama masyarakat Desa setempat.

“Puji syukur kepada Tuhan, upaya pencarian oleh tim SAR gubungan terhadap korban hilang atas nama Ibu Titin Suriance telah membuahkan hasil. Dengan demikian operasi pencarian dinyatakan selesai,” ujarnya di Buntok, Selasa (2/6/26).

Agus menuturkan peristiwa hilangnya korban yang berangkat memancing bersama rombongan termasuk suami, menuju lokasi pemancingan di wilayah Desa Danau Ganting terjadi pada Kamis pekan lalu, sekitar pukul 06.00 WIB.

Sebelum dinyatakan hilang tuturnya, korban Titin diketahui masih sempat terliihat di kawasan Belanti, sekitar pukul 14.00 WIB oleh sejumlah rekan. Bahkan korban nampak asyik memancing sendirian di atas perahu miliknya.

Namun, pada pukul 16.00 WIB, ketika rombongan dan sang suami ingin mengajak korban pulang, ternyata keberadaan korban Titin sudah tidak terlihat lagi pada posisi sebelumnya, begitupun perahu yang ia gunakan.

Kepala BPBD lebih lanjut menjelaskan, setelah penemuan dan dilakukan evakuasi oleh Tim SAR gabungan, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan visum medis.

“Berdasarkan hasil visum tersebut nantinya kita dapat memastikan penyebab dari kematian korban. Apakah korban memang terjatuh sendirian ke dalam air atau ada faktor penyebab lain,” pungkas Agus. (*/Red 1)