BUNTOK, BNN – Pemkab Barito Selatan (Barsel) memastikan pembangunan gedung tiga lantai RSUD Jaraga Sasameh yang sempat terhenti di tahun ini, akan dilanjutkan lewat dukungan Kementerian Kesehatan RI pada tahun anggaran 2027.
Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri, memastikan hal itu usai dirinya bersama jajaran melakukan audiensi dengan Wamen Kes RI Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D, di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (16/9/26).
Dalam audiensi tersebut, Eddy Raya didampingi Pj Sekda Barsel Ita Minarni, Kadis Kesehatan Dadang Baskoro Nugroho, serta Kadis Perumahan, Pemukiman dan Pertamanan, Muhamad Taufiq. Nampak pula sejumlah pejabat Kementerian Kesehatan.
“Alhamdulillah, hari ini kami beraudiensi langsung dengan Wamenkes. Bangunan RS Jaraga Sasameh tiga lantai, telah masuk daftar yang dianggarkan, dan akan diselesaikan oleh Kemenkes tahun 2027,” kata Bupati usai pertemuan.
Selain membahas kelanjutan pembangunan RSUD Jaraga Sasameh, sebut Eddy Raya audiensi juga membicarakan peningkatan sarana dan pelayanan rumah sakit serta sejumlah fasilitas puskesmas di wilayah Barito Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Wamenkes Dante dikatakan meminta Pemkab Barsel meningkatkan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat agar tidak ada warga yang kesulitan berobat karena persoalan biaya.
Selain itu, Pemkab Barsel juga diminta memperkuat pelaksanaan imunisasi di seluruh wilayah kabupaten sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit menular, terutama terhadap kelompok rentan.
Menganggapi hal tersebut, Pemkab Barsel menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti arahan Wamenkes dan mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat di wilayahnya.
“Kami berterima kasih atas arahan Pak Wamenkes. Dua pesan beliau akan langsung kami tindaklanjuti. Kami memastikan tidak ada warga Barsel yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. Begitupun pembangunan RS dan Puskesmas akan terus dikebut,” pungkas Eddy Raya. (*/Red 1)












