Barito Selatan

Peduli Dampak Karhutla dan Kekeringan di Barsel, Gubernur Kalteng Salurkan 6.000 Paket Sembako

Avatar
11
×

Peduli Dampak Karhutla dan Kekeringan di Barsel, Gubernur Kalteng Salurkan 6.000 Paket Sembako

Sebarkan artikel ini

BUNTOK, BNN – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak berbagai kondisi, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.

Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran 6.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Penyaluran bantuan dilaksanakan usai Upacara HUT ke-67 Kabupaten setempat di kawasan Masjid Agung Baiturrahman, Senin (21/9/26).

Selain 6.000 paket sembako, Gubernur juga menyalurkan 560 tabung LPG 3 kilogram kepada masyarakat kurang mampu serta sejumlah kelompok penerima lainnya, antara lain ASN Golongan I dan II, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), tenaga outsourcing, dan pelaku UMKM.

Agustiar mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah bagi masyarakat, khususnya di tengah dampak karhutla yang tidak hanya menimbulkan persoalan kebakaran, tetapi juga memicu kekeringan dan keterbatasan air bersih.

“Tekad kami adalah membangun Kalimantan Tengah bersama rakyat Barito Selatan, dalam suka maupun duka. Hari ini kami datang untuk berbagi dalam kebersamaan karena adanya dampak karhutla,” tutur Gubernur.

Ia mengungkapkan, Pemprov Kalteng menyiapkan penyaluran bantuan pangan bagi sekitar 140.000 kepala keluarga (KK) di seluruh wilayah Kalteng, terutama masyarakat yang terdampak dan memenuhi kriteria sebagai penerima.

“Yang benar-benar berhak menerima, itulah yang harus mendapatkan bantuan. Ini merupakan perintah Pak Presiden kepada kami dan kami laksanakan,” tegas Gubernur.

Agustiar menyebut jumlah kepala keluarga di daerah Barsel sekitar 39.000 KK memperoleh bantuan. Dengan berbagai program bantuan yang telah disalurkan, termasuk bantuan melalui Kartu Huma Betang, cakupan penerima bantuan dari Pemprov Kalteng telah menjangkau sebagian besar wilayah tersebut.

Penanganan persoalan masyarakat tidak cukup hanya melalui bantuan pangan. Pemprov Kalteng juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan air bersih, kesehatan, pendidikan, serta perlindungan bagi relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla.

“Untuk masyarakat terdampak kekeringan, dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih terus diperkuat, termasuk melalui pembangunan dan pemanfaatan sumur bor yang prioritaskan untuk air bersih,” jelas Gubernur.

Ia juga menegaskan masyarakat tak boleh kehilangan akses layanan kesehatan hanya karena persoalan administrasi, terutama dalam kondisi darurat. Pemprov Kalteng juga menyiapkan kebijakan berupa asuransi bagi para relawan karhutla sebagai bentuk perhatian terhadap mereka selama bertugas.

Sementara itu, Bupati Eddy Raya Samsuri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Kalteng atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Barsel, khususnya di tengah kondisi kemarau dan dampak karhutla.

Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi sangat membantu pihaknya dalam menghadapi dampak karhutla, termasuk keterbatasan air bersih dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sejumlah dukungan sebelumnya juga telah diterima, seperti peralatan pemadam, pompa, hingga sumur bor untuk mendukung kebutuhan air bersih.

“Kami akan memastikan bantuan yang diberikan Pemprov Kalteng dapat segera disalurkan kepada masyarakat kita yang membutuhkan,” tegas Eddy Raya.

Pada rangkaian kegiatan itu, nampak pula Ketua TP PKK Provinsi Aisyah Thisia Agustiar Sabran turut menyerahkan bantuan berupa 150 paket sembako untuk kader PKK, serta 250 masker N95.

Selain itu, ada pula pemberian bantuan berupa Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil, serta buku-buku bacaan sebagai dukungan terhadap penguatan literasi masyarakat. (*/Red 2)