SAMPIT, BNN – Polres Kotawaringin Timur (Kotim) telah menemukan ABK/ Crew Kapal Tug boat Kapuas Bahari V yang sebelumnya dilaporkan jatuh ke sungai di Muara Laut, Desa Ujung Pandaran-Satiruk, KecamatanTeluk Sampit.
Korban berinisil DD tersebut sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Rabu,1 Juli 2026 sekitar pukul 03.57 WIB dan berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (4/6/26) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasat Polairud AKP Roni Paslah mengatakan korban ditemukan, setelah dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR gabungan Basarnas, BPBD, Satpolairud Polres Kotim, Marnit Polairud Samuda, TNI AL Samuda, Polsek Samuda dan warga setempat
“Pada hari ini (Sabtu) sekitar pukul 15.00 Wib jenazah korban ABK Kapal Tug boat Kapuas Bahari V yang terjatuh di perairan Ujung Pandaran, telah ditemukan,” ujar AKP Roni di Sampit, Sabtu (4/6/26).
Korban DD (38), sebutnya ditemukan oleh warga di sungai Lempuyang Kecamatan Teluk Sampit, Kotim, dengan jarak sekitar 5,93 Km atau pada titik kordinat 3°4’45.1″S 112°57′ 16.5″E dari lokasi awal kejadian.
Disampaikan pula bahwa kondisi jenazah korban, saat ditemukan dalam keadaan tubuh yang sudah tidak utuh lagi, dimana bagian tubuh seperti kepala, kedua tangan dan kedua kaki sudah tidak ada.
“Selanjutnya jasad korban dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat Dr. Murjani Sampit untuk pemeriksaan medis lebih lanjut,” tambahnya.
Kasat Polairud menjelaskan pada saat jenazah berada di kamar mayat, diperlihatkan kepada seluruh ABK Kapal Tug boat Kapuas Bahari V dan dibenarkan bahwa jasad tersebut adalah korban DD.
Hal tersebut diketahui berdasarkan ciri-ciri fisik korban yang menggunakan celana pendek jeans warna biru tanpa ikat pinggang, serta adanya tatto yang nampak terlihat di badan korban.
Kasus ini dalam penanganan pihak Satpolairud Polres Kotim, guna melengkapi administrasi penyelidikan, melakukan komunikasi dengan pihak keluarga dan proses pemakaman, serta proses lidik lebih lanjut. (*/Red 2)












