KASONGAN, BNN – Akses jalan penghubung Trans Kalimantan Kasongan menuju Sampit putus total setelah sebuah jembatan box culvert ambruk di Kilometer 10 ruas Kasongan–Kereng Pangi, Minggu (5/7/26) siang.
Akibatnya, arus lalu lintas dari arah Kasongan-Sampit atau sebaliknya tak dapat dilalui kendaraan roda empat. Hingga berita ini diturunkan, puluhan kendaraan masih terjebak dan terpaksa berhenti menunggu penanganan dari pihak berwenang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, struktur beton box culvert runtuh hingga ambles ke bagian bawah. Sejumlah pengendara motor masih nekat melintas dengan cara menuntun kendaraan melewati bagian sisi jembatan yang ambruk, kemudian menaikannya ke sisi jalan.
Antrean kendaraan pun mengular dari kedua arah, baik dari Sampit menuju Palangka Raya maupun sebaliknya. Sebagian pengendara memilih memutar melalui jalur alternatif Pendahara untuk melanjutkan perjalanan.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Kalimantan Tengah, Erwin, mengatakan fokus utama saat ini adalah melakukan penimbunan badan jalan yang ambles agar kendaraan dapat kembali melintas.
Dikatakan tim teknis telah diterjunkan ke lokasi usai menerima laporan. Material timbunan, alat pemadat (vibro), hingga motor grader dikerahkan guna mempercepat penanganan darurat agar jalur vital penghubung antar Kabupaten itu kembali difungsikan.
“Tim sudah bergerak dan sementara akan dilakukan penimbunan sehingga akses bisa dilewati. Material sedang dibawa ke lokasi untuk penimbunan. Vibro sudah berada di lokasi,” ujar Erwin, Minggu (5/7/26) sore.
Selain alat pemadat, BPJN juga mendatangkan grader untuk mempercepat perbaikan di lapangan. Penanganan darurat dilakukan mengingat ruas tersebut merupakan jalur utama mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dari arah Sampit-Kasongan maupun sebaliknya.
“Respons cepat dilakukan agar akses jalan bisa segera digunakan masyarakat. Grader juga sudah didatangkan ke lokasi. Konkretnya tim sudah bergerak dan semoga bisa diatasi dengan baik,” tambahnya.
Sebelumnya, box culvert di Km 10 ruas Kasongan-Kereng Pangi dilaporkan ambruk sekitar pukul 13.00 WIB. Struktur beton yang runtuh menyebabkan badan jalan ambles dan memutus total arus kendaraan. Akibatnya, antrean mengular panjang di kedua arah jalan.
Sementara, sejumlah aparat kepolisian masih berada di lokasi untuk mengamankan area dan mengatur arus lalu lintas agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Pengguna jalan diimbau sementara waktu menghindari ruas Kasongan–Kereng Pangi dan menggunakan jalur alternatif hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari pihak berwenang mengenai penanganan jembatan tersebut. (*/Red 2)












