Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla jadi Sorotan, Kasus ISPA di Palangka Raya Tembus 6.041 Kasus

Avatar
13
×

Kabut Asap Karhutla jadi Sorotan, Kasus ISPA di Palangka Raya Tembus 6.041 Kasus

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA, BNN – Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mencatat 6.041 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sepanjang Juni hingga Agustus 2026. Lonjakan kasus terjadi bersamaan dengan musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berasarkan data dari 11 puskesmas di Kota Palangka Raya, kasus ISPA tercatat 1.849 kasus pada Juni, meningkat menjadi 2.293 kasus pada Juli, dan mencapai 1.899 kasus hingga 20 Agustus 2026.

Kasus tertinggi secara kumulatif tercatat di Puskesmas Bukit Hindu sebanyak 1.053 kasus, disusul Pahandut 1.047 kasus, Panarung 610 kasus, Jekan Raya 592 kasus, dan Kayon 578 kasus. Sementara Rakumpit mencatat kasus terendah dengan 52 kasus.

Hingga 20 Agustus  2026 saja, dilaporkan terdapat sebanyak 136 kasus ISPA. Kecamatan Pahandut menjadi penyumbang terbanyak dengan 26 kasus, diikuti Kayon 21 kasus dan Bukit Hindu 19 kasus.

Kondisi ini terjadi ketika kualitas udara Palangka Raya beberapa hari terakhir dengan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) terpantau mencapai 487, hingga masuk kategori buruk atau berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengimbau bagi warga yang mengalami batuk, pilek, atau keluhan pernapasan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

“Harapannya jika ada warga kita yang mengalami batuk, filek disarankan untuk segera mungkin memeriksakan diri dengan mendatangi fasilitas kesehatan,” kata Riduan.

Ia mengatakan Dinkes Kota Palangka Raya saat ini juga telah menyiapkan 11 ruang pelayanan oksigen di 11 puskesmas yang tersebar di lima kecamatan, sebagai langkah antisipasi apabila kasus ISPA terus meningkat.

“Kita upayakan penanganan medis di semua puskesmas dapat dioptimalkan, seiring meningkatnya dampak kabut asap sehingga perlu diantisipasi terhadap lonjakan jumlah pasien dengan kasus ISPA,” pungkasnya. (*/Red 2)