Barito Selatan

Merespons Dampak Kabut Asap, Legislator Barsel ini Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan

Avatar
5
×

Merespons Dampak Kabut Asap, Legislator Barsel ini Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan

Sebarkan artikel ini

BUNTOK, BNN – Dampak nyata dari kekeringan di musim kemarau dan munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sangat dirasakan pengaruh negatifnya terhadap kehidupan warga di wilayah Barito Selatan.

Merespons hal tersebut, anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Riri Fardhani, S.Pt., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap dan tetap menjaga kesehatan.

Politisi yang merupakan anggota DPRD dari Partai Perindo tersebut mengingatkan masyarakat untuk senantiasa memantau kualitas udara serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

“Kita harus mewaspadai dampak negatif dari terjadinya kabut asap ini, tentunya dengan selalu menjaga kesehatan dan lingkungan serta mengurangi aktivitas di luar ruangan,” tukas Riri Fardhani di Buntok, Rabu (16/9/26).

Menurutnya, pembatasan aktivitas di luar rumah, terutama kegiatan fisik atau olahraga berat, dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan asap dan partikel halus yang dapat mengganggu kesehatan.

“Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan kita imbau agar selalu menggunakan masker atau respirator yang terpasang dengan baik, seperti N95, untuk membantu menyaring partikel halus dari udara,” tambahnya.

Selain itu, pintu dan jendela rumah disarankan tetap tertutup atau dirapatkan saat kondisi udara di luar dipenuhi asap. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi masuknya asap ke dalam rumah.

Riri juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mencukupi kebutuhan vitamin serta cairan tubuh dengan memperbanyak minum air putih selama kondisi kabut asap berlangsung.

“Yang paling penting adalah warga masyarakat Barito Selatan tetap menjaga kesehatan dan memperhatikan kondisi udara. Jika kualitas udara memburuk, kurangi aktivitas di luar rumah,” tegasnya lagi.

Begitupun jika mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan pernapasan lainnya, ia menghimbau segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Kita imbau warga segera mendatangi rumah oksigen dan fasilitas layanan kesehatan lain yang disediakan pemerintah daerah, ketika mengalami gangguan kesehatan sebagai langkah penanganan awal,” tutupnya.(*/Red 2).