BUNTOK, BNN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mulai menyalurkan Kartu Rumah Betang Sejahtera (KHBS) kepada masyarakat yang berhak di Kabupaten Barito Selatan (Barsel).
Penyaluran kartu tersebut merupakan tindak lanjut dari penugasan Gubernur Kalteng, ungkap Kepala Dinas PMD Provinsi Kalteng, Aryawan, pada acara penyerahan KHBS bertempat di Aula Kecamatan Dusun Selatan. Senin (9/3/26).
“Hari ini kami dari tim KHBS Provinsi Kalteng menjalankan penugasan dari Bapak Gubernur untuk menyampaikan kartu KHBS secara fisik kepada masyarakat Barsel bagi yang berhak menerima,” tuturnya.
Aryawan menjelaskan, bahwa jumlah KHBS yang disalurkan untuk wilayah Barsel tercatat sebanyak 10.573 kartu bagi warga penerima manfaat yang telah terdata.
Setelah kartu diserahkan kepada para relawan, lanjutnya diharapkan mereka segera berkoordinasi dengan pemdes setempat agar proses penyaluran ke masyarakat dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Ia juga menegaskan bahwa kartu yang sebelumnya diterima masyarakat saat kegiatan sosialisasi tidak berlaku lagi, karena kartu tersebut hanya digunakan sebagai contoh atau bagian dari tahap sosialisasi program.
“Untuk kartu yang sebelumnya diterima masyarakat saat sosialisasi itu tidak berlaku. Yang berlaku adalah kartu yang kami serahkan hari ini, karena sudah melalui proses validasi data oleh relawan dan pemdes,” tegasnya.
Program KHBS sendiri merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Kalteng untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat penerima manfaat melalui berbagai program bantuan yang tepat sasaran.
Sementara itu, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel Ita Minarni menambahkan bahwa program bantuan itu sangat penting bagi warga kurang mampu yang bertujuan meringankan beban ekonomi.
Ia menjelaskan, penerima manfaat tidak boleh tumpang tindih dengan program bantuan pemerintah pusat. Guna memastikannya dilakukan proses identifikasi penerima melalui aplikasi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Melalui sistem ini akan diketahui siapa yang sudah menerima bantuan dan siapa yang belum, sehingga bantuan tidak tumpang tindah dan tepat sasaran,” katanya.
Pemerintah Kabupaten sebutnya berkomitmen terus mensosialisasikan program KHBS. Jika masih ada warga yang berhak namun belum terdata, pihaknya akan mencari solusi alternatif agar bisa mendapat bantuan semestinya.
“Melalui program KHBS ini, diharapkan masyarakat penerima manfaat di Barsel dapat memperoleh akses dukungan pemprov dan tepat sasaran sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan warga penerima manfaat,” pungkasnya. (*/Red 1)












