Kalimantan Selatan

Tim SAR Temukan Remaja Tewas, Diterkam Buaya di Sungai Tanah Bumbu

Avatar
5
×

Tim SAR Temukan Remaja Tewas, Diterkam Buaya di Sungai Tanah Bumbu

Sebarkan artikel ini

TANAH BUMBU, BNN – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang diduga diterkam buaya di Sungai Desa Karang Bintang, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), dalam kondisi meninggal dunia pada Senin, sekitar pukul 12.35 Wita.

Korban seorang remaja berinisial AR (15), warga Desa Karang Bintang, sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu (12/7/26) sekitar pukul 20.00 Wita setelah diduga diterkam buaya saat berada di sekitar sungai.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan pada hari kedua operasi, tim gabungan menentukan strategi pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu dengan mengutamakan keselamatan karena lokasi merupakan habitat buaya dengan arus sungai deras.

“Korban ditemukan sekitar 7,5 kilometer dari lokasi awal kejadian. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Karang Bintang untuk menjalani pemeriksaan oleh pihak berwenang sebelum diserahkan kepada keluarga,” ujarnya, Senin (13/7/26).

Setelah proses evakuasi selesai, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing penutupan operasi. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian kembali ke instansi masing-masing setelah operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban dinyatakan berakhir.

Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Batulicin, Satpol PP dan Damkar Simpang Empat, BPBD Tanah Bumbu, Jhonlin Rescue, Polsek Karang Bintang, Koramil Karang Bintang, aparat Desa Karang Bintang, serta masyarakat setempat.

Tim dibekali kendaraan rescue, perahu karet, peralatan komunikasi, perlengkapan penyelamatan di air, dan peralatan pendukung lainnya, dengan kendala utama berupa arus sungai yang deras meskipun cuaca selama operasi berlangsung terpantau cerah.

Putu turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, sekaligus mengapresiasi seluruh unsur SAR gabungan, aparat, relawan, dan masyarakat yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai, terutama di kawasan yang diketahui menjadi habitat buaya. Selalu mengutamakan keselamatan untuk mengurangi risiko terjadinya kejadian serupa,” tukasnya. (*/Red 2)