Peristiwa

Total Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi 106 Orang, Menhub: 15 Meninggal dan 91 Luka

Avatar
14
×

Total Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi 106 Orang, Menhub: 15 Meninggal dan 91 Luka

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, BNN – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi mengungkapkan bahwa jumlah total korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur mencapai 106 orang.

Dikatakan jumlah korban tragedi tabrakan Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat pada Senin (27/4/26) malam itu, termasuk meninggal dan luka-luka.

“Jumlah penumpang yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun luka-luka adalah sejumlah 106 penumpang,” kata Dudy dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (29/4/26).

Ia menuturkan, bahwa dari total 106 orang yang menjadi korban, 15 penumpang meninggal dunia, dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

“Jumlah korban meninggal dunia terdapat 15 penumpang, sedangkan penumpang yang mengalami luka-luka 91 orang,” ungkapnya.

Menhub menambahkan, bahwa dari 91 korban luka yang menjalani perawatan, 38 orang di antaranya telah diperbolehkan untuk pulang.

“Harapan kami sisanya insyaallah mudah-mudahan bisa diberikan kesembuhan dan bisa kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga,” ucap Dudy.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan melakukan investigasi terhadap tabrakan kereta antara Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

Hal itu disampaikan Kepala Negara usai menjenguk para korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/26).

“Kita segera akan mengadakan investigasi menyeluruh, bagaimana persis kejadiannya,” kata Presiden Prabowo.

Presiden juga memastikan bahwa pemerintah akan memberikan kompensasi kepada para korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur tersebut.

“Ya pasti nanti ada, semuanya (korban) ada kompensasinya,” tegas Prabowo. (*/Red 2)