Peristiwa

Gegara Rem Blong, Mobil Pikap di Palangka Raya ‘Nyungsep’ ke Saluran Drainase

Avatar
18
×

Gegara Rem Blong, Mobil Pikap di Palangka Raya ‘Nyungsep’ ke Saluran Drainase

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA, BNN – Sebuah mobil jenis pikap berwarna putih terperosok ke dalam saluran drainase di dekat tikungan jalan Ir. Soekarno, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Rabu (4/2/26) pagi.

Insiden tersebut diduga dipicu oleh adanya gangguan pada sistem pengereman kendaraan. Namun tidak sampai menimbulkan korban jiwa dalam peristiwa itu.

Pengemudi sekaligus pemilik kendaraan, Andra (32), menuturkan peristiwa bermula saat dirinya hendak mengantar anaknya ke sekolah. Ia awalnya melintasi jalur Tilung, namun karena arus lalu lintas terlalu padat, ia memilih jalur alternatif melalui jalan Ir. Soekarno.

“Awalnya saya mau lewat Tilung, tapi karena jalurnya padat jadi saya ambil jalur jalan Soekarno supaya lebih lengang,” ujar Andra di lokasi kejadian.

Namun setibanya di ruas jalan tersebut, kendaraan yang dikemudikannya tiba-tiba mengalami gangguan pengereman. Andra mengaku lampu indikator sistem pengereman ABS menyala dan rem tidak berfungsi normal.

“Remnya blong, lampu ABS kemudian menyala. Saya sempat banting setir dan benturkan mobil ke pembatas jalan, supaya bisa mengurangi laju,” ungkapnya.

Dalam kondisi darurat itu, sambungnya nampak sepeda motor berada di depan kendaraannya. Untuk menghindari tabrakan yang berpotensi menimbulkan korban. Sehingga ia pun memutuskan membanting setir ke arah kanan.

“Kalau diteruskan kemungkinan besar saya menabrak motor. Jadi saya refleks banting setir ke kanan, niatnya ngarah ke pohon supaya berhenti, tapi malah terperosok  ke saluran drainase,” sesal Andra.

Tak lama berselang usai insiden tersebut, warga sekitar yang melihat kejadian langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan kepada korban bersama anaknya.

Proses evakuasi mobil pikap dari saluran drainase kemudian dilakukan dengan bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama-sama dengan masyarakat setempat.

Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian para pengguna jalan lain yang melintas di lokasi kejadian, namun tidak menimbulkan kemacetan panjang.

Pihak berwenang mengimbau kepada para pengendara agar selalu berhati-hati dalam berkendara. Serta rutin memeriksa kondisi kelaikan kendaraan, khususnya sistem pengereman, guna mencegah kejadian serupa. (*/red 2)