Peristiwa

Lagi! Insiden Penembakan Pesawat di Papua, Terbaru Pilot dan Kopilot Tewas

Avatar
22
×

Lagi! Insiden Penembakan Pesawat di Papua, Terbaru Pilot dan Kopilot Tewas

Sebarkan artikel ini

BOVEN DIGOEL, BNN – Setidaknya ada enam insiden pesawat menjadi sasaran penembakan di wilayah Papua (termasuk Papua Pegunangan, Papua Selatan, dan sejumlah daerah lainnya). 

Insiden ini sering dikaitkan dengan konflik bersenjata di pedalaman Papua, terutama oleh kelompok bersenjata (sering disebut KKB atau kelompok kriminal bersenjata).

Dari rangkaian insiden yang dihimpun, kejadian itu paling sering dialami oleh pesawat milik maskapai penerbangan domestik Trigana Air Service.

Bahkan, ada momen ketika pesawat yang sama milik Trigana Air diduga ditembak oleh KKB dua kali dalam hari yang sama, hampir dua tahun lalu.

Terbaru, pesawat perintis PK-SNR milik Smart Air Aviation yang kembali ditembak orang tak dikenal pada Rabu (11/2/26) siang.

Insiden Pesawat Smart Air

Pesawat perintis milik PT Smart Air Aviation dengan nomor registrasi PK-SNR menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) diduga KKB di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/26).

Insiden ini mengakibatkan pilot dan kopilot meninggal dunia, sementara 13 penumpang pesawat dilaporkan selamat.

Kepala Polres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra mengonfirmasi perihal kejadian tersebut.

Pesawat tersebut sebelumnya terbang dari Bandara Tanah Merah menuju Lapangan Terbang Korowai Batu dengan membawa 13 penumpang, termasuk seorang bayi.

Peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 11.17 WIT. Dilaporkan bahwa peristiwa dimulai pada saat pesawat mendarat sekitar pukul 11.05 WIT.

Namun, saat roda pesawat menyentuh landasan, tembakan tiba-tiba terdengar dari arah pepohonan di sisi landasan.

Setelah sempat mendarat, pesawat dihujani tembakan sehingga kru dan penumpang memutuskan untuk menyelamatkan diri dengan berlari ke hutan.

“Pesawat mendarat di Lapangan Terbang Korowai Batu sekitar pukul 11.00 WIT. Namun, sesaat setelah mendarat, pesawat dihujani tembakan. Pilot dan kopilot bersama penumpang sempat melarikan diri ke hutan,” kata Wisnu, Rabu siang.

Sayangnya, meski sempat melarikan diri, pilot dan kopilot yang bernama Capt. Egon E dan Capt. Baskoro ditemukan oleh para penyerang dan dieksekusi di lapangan terbang.

“Para pelaku penembakan belum terindentifikasi. Namun saat ini telah dibentuk Tim untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok ini,” tegas Kapoles. (*/red 2)