PALEMBANG, BNN – Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Rabu (6/5/26) siang, sekitar pukul 12.36 WIB.
Tabrakan maut tersebut melibatkan Bus ALS dengan truk tangki BBM milik PT Seleraya, mengakibatkan kemacetan total di Jalinsum, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan (Sumsel).
Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas itu masih terus diperbarui oleh pihak kepolisian dan pihak berwenang, dimana dilaporkan sementara 16 orang meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Sodikin, mengatakan saat ini pihak Satlantas Polres Muratara masih melakukan evakuasi terhadap para korban bersama sejumlah pihak.
“Sekarang kami masih melakukan proses evakuasi korban maupun bangkai kendaraan di lapangan. Untuk data lengkap, kami masih melakukan pendataan di lapangan,” ujarnya.
Hingga pukul 15.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia dari Bus ALS dilaporkan sebanyak 14 orang dan 2 orang dari truk tangki BBM. Sehingga totalnya 16 orang meninggal dunia.
Sementara itu, penumpang selamat diinformasikan 4 orang, terdiri dari 3 orang mengalami luka bakar serius dan satu orang luka lecet, dan kini sedang menjalani perawatan intensif di Puskesmas Karang Jaya.
Informasi dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat Bus ALS yang pengemudinya belum diketahui tengah membawa belasan penumpang melaju dari arah Kota Lubuklinggau.
Sementara itu, truk tangki BBM milik PT Seleraya yang dikemudikan Yatno dengan membawa satu penumpang datang dari arah berlawanan yakni Muratara menuju Lubuklinggau.
Sesampainya di tempat kejadian, diduga Bus ALS dari arah Lubuklinggau kehilangan kendali sehingga masuk ke jalur berlawanan. Akhirnya menabrak truk tangki BBM milik PT Seleraya.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang truk tangki meninggal dunia, terbakar di dalam mobil. Pengemudi bus juga meninggal dunia dan masih dalam tahap evakuasi oleh pihak kepolisian. (*/Red 2)












