KUALA KAPUAS, BNN – Sebuah peristiwa tragis yang menggemparkan warga Desa Pujon Seberang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalteng, terjadi pada Jumat (10/7/26) pagi.
Seorang pria berinisial J alias Latin (28) diduga kuat telah menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, Nandi (61) dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis parang.
Kejadian yang menghebohkan tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, sontak membuat warga sekitar gempar. Korban ditemukan tergeletak di kolong depan rumahnya dengan sejumlah luka bacok pada bagian tubuh.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum peristiwa berdarah itu sempat terdengar keributan antara pelaku dan korban. Namun, suara pertengkaran itu tidak langsung mengundang perhatian karena menurut saksi, keduanya memang kerap terlibat cekcok.
Pelapor, Giat Susanto (57) mengaku awalnya mengabaikan suara ribut tersebut. Namun tak lama kemudian, teriakan histeris warga membuatnya keluar rumah. Saat itulah ia mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah.
Korban mengalami luka bacok pada bagian belakang leher, punggung, serta lutut. Peristiwa pidana itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kapuas Tengah untuk penanganan lebih lanjut.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, salah satunya berupa sebilah parang bergagang kayu yang masih terdapat bercak darah beserta dengan sarungnya.
Kapolsek Kapuas Tengah AKP Muhammad Saladin, membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut. Ia mengatakan, bahwa saat ini pelaku telah diamankan dan kasusnya masih dalam proses penyidikan.
Sementara itu, Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, melalui Kasat Reskrim AKP Danny Arrizal Saputra, mengatakan penyidik terus mendalami motif di balik kasus pembunuhan tersebut, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi alat bukti.
“Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan. Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar pasal 458 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan,” ujar AKP Danny Arrizal Saputra.(*/Red 2)












