BUNTOK, BNN – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Barito Selatan (Barsel), dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Bantai Bambure, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barsel.
Kebakaran terdeteksi di wilayah tersebut dilaporkan sekitar pukul 13.15 WIB, Rabu (19/8/26). Menindaklanjuti laporan itu, personel siaga Karhutla dari Satsamapta Polres Barsel bersama Polsek Dusun Utara langsung bergerak menuju lokasi melakukan pengecekan dan penanganan.
Upaya pemadaman karhutla tersebut melibatkan sejumlah unsur dari personel Kodim 1012/Buntok, BPBD, Damkar, Satpol PP, BMKG, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) di Desa Bantai Bambure.
Setibanya di lokasi, seluruh unsur berkoordinasi dan melakukan pemadaman terpadu guna mencegah api kian meluas. Namun, proses pemadaman terkendala kondisi medan yang sulit dijangkau sarana dan prasarana pemadam, ditambah kobaran api yang cepat merambat.
Melihat kondisi tersebut, Kapolres Barsel AKBP Jecson R. Hutapea bersama Wakapolres Kompol M. Fadholin, Kabagops AKP Afif Hasan, dan Kapolsek Dusun Utara Ipda Edisono turun langsung ke lokasi.
Kapolres bersama rombongan menempuh perjalanan sekitar dua jam dari Mapolres Barsel untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan maksimal. Polres Barsel juga menambah kekuatan personel bantuan atau BKO untuk mempercepat proses pemadaman.
“Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 12 hektare. Setelah berjibaku selama berjam-jam, api berhasil dipadamkan pada Rabu malam, sekitar pukul 23.30 WIB,” terang Kapolres.
Atas peristiwa itu, pihak Polres Barito Selatan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya Karhutla.
Selain itu, masyarakat dihimbau segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api maupun kebakaran lahan, agar dapat ditangani sedini mungkin demi mencegah kebakaran meluas. (*/Red 2)












