PALANGKA RAYA, BNN – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei terus mematangkan kesiapan menghadapi survei akreditasi yang akan dilakukan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada 2–4 September 2026 mendatang.
Menurut Direktur RSJ Kalawa Atei, dr. Seniriaty, upaya tersebut sebagai bagian dari persiapan akhir. Dikatakannya, manajemen RS Kalawa Atei telah menggelar Technical Meeting Survei Akreditasi, pada Rabu (26/8/26).
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh jajaran rumah sakit memahami mekanisme dan tahapan penilaian yang akan dilaksanakan tim surveior KARS,” ujarnya di Palangka Raya, Kamis (27/8/26).
Dalam technical meeting tersebut, peserta mendapatkan pengarahan teknis terkait alur pelaksanaan survei, mekanisme penilaian, serta pemenuhan standar mutu dan keselamatan pasien.
Manajemen RSJ Kalawa Atei juga memastikan berbagai aspek pendukung telah dipersiapkan, mulai dari kelengkapan dokumen persyaratan, kesiapan sarana dan prasarana, hingga kesiapan operasional di masing-masing unit pelayanan.
“Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur rumah sakit bisa berjalan sesuai standar yang ditetapkan dalam proses akreditasi,” tambah dr. Seniriaty.
Survei akreditasi KARS nantinya diharapkan menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan RSJ Kalawa Atei, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terstandarisasi kepada masyarakat Kalimantan Tengah.
“Melalui persiapan yang dilakukan secara menyeluruh ini, RSJ Kalawa Atei berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus meraih hasil akreditasi yang optimal,” demikian tutupnya. (*/Red 2)












