Barito Selatan

Dinas PUPR Barsel Perkuat Komitmen Meningkatkan SDM di Sektor Kontruksi

Avatar
6
×

Dinas PUPR Barsel Perkuat Komitmen Meningkatkan SDM di Sektor Kontruksi

Sebarkan artikel ini

BUNTOK, BNN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) lewat Bidang Bina Jasa Konstruksi terus memperkuat komitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Langkah ini diaplikasi melalui berbagai program pembinaan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di daerah.

Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Jasa Konstruksi Dinas PUPR Barsel, Hawinu, ST. Meskipun bidang yang dipimpinnya tidak menangani pekerjaan fisik seperti bidang lain, namun memiliki peran strategis untuk memastikan kompetensi tenaga kerja konstruksi.

“Kami di Bina Jasa Konstruksi fokus pada pembinaan terhadap pelaku jasa konstruksi, termasuk sosialisasi dan sertifikasi sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, yang juga menjadi bagian dari Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020,” jelasnya di Buntok, Selasa (21/10/25).

Dikatakannya, sesuai arahan Kepala Dinas PUPR Dr. Ita Minarni, pihaknya telah menyelesaikan sejumlah program penting, salah satunya kegiatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di berbagai level, mulai dari tukang, operator, teknisi, hingga tenaga ahli.

“Kami sudah bekerjasama dengan Kementerian PUPR melalui Balai BDKW 5 serta Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah bidang Jasa Konstruksi untuk kegiatan sertifikasi ini,” sambungnya lagi.

Selain sertifikasi, pihaknya juga merancang pelatihan menggambar teknik dan workshop pengenalan software teknik, seperti AutoCAD dan Building Information Management (BIM). Tujuannya, untuk meningkatkan kemampuan aparatur serta tenaga teknis, baik di internal pemkab maupun di kalangan pelaku usaha jasa konstruksi.

“Kedepan kita akan coba adakan workshop pengenalan software seperti Auto CAD, bahkan rencananya nanti bisa dikembangkan ke pelatihan BIM. Ini penting agar tenaga kita semakin terampil dan adaptif terhadap perkembangan teknologi konstruksi,” ucap Hawinu.

Tak hanya itu, setiap tahun disebutkan pihaknya juga telah melakukan review harga satuan konstruksi daerah guna memastikan standar biaya tetap proporsional dan efisien.

“Kita berupaya menjaga agar harga satuan tetap standar, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah, supaya efisien dan adil untuk semua pihak,” terang Hawinu.

Ia mengimbau seluruh tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Barito Selatan untuk segera melengkapi diri dengan sertifikat keahlian atau keterampilan, sebab dokumen tersebut kini menjadi syarat wajib dalam proses pelelangan dan pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

“Semua tenaga kerja, baik teknisi, operator, maupun pengawas di Barsel untuk segera mengurus sertifikasinya, karena itu menjadi kewajiban sekaligus bukti kompetensi yang diakui secara resmi,” pungkasnya. (*/Red 1)