Barito Selatan

Pemkab Barsel Terima 242 Mahasiswa, Jalani Program KKN di Tiga Kecamatan

Avatar
8
×

Pemkab Barsel Terima 242 Mahasiswa, Jalani Program KKN di Tiga Kecamatan

Sebarkan artikel ini

BUNTOK, BNN – Pemkab Barito Selatan (Barsel) secara resmi menerima kedatangan 242 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berasal dari Universitas Palangka Raya (UPR) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Prosesi penyambutan berlangsung di Buntok, Selasa (14/7/26).

Di lokasi penyambutan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Barsel, Ali Sadikin mengatakan bahwa kedatangan para mahasiswa peserta KKN tersebut berdasarkan surat permohonan dari pihak Universitas.

“Sebelumnya kita ada menerima surat dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UPR Nomor 1063/UN24.13/DT.06.00/2026 tanggal 24 Juni 2026 perihal pemberitahuan pelaksanaan KKN Reguler Periode I Tahun 2026,” ujarnya.

Dikatakan dari total 242 Mahasiswa tersebut, sebanyak 192 mahasiswa berasal dari UPR dan 50 mahasiswa dari UIN Palangka Raya. Mereka akan melaksanakan KKN selama 30 hari, dimulai 14 Juli hingga 18 Agustus 2026.

“Begitupun untuk penempatan mahasiswa telah dikoordinasikan dan telah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Kabupaten serta pemerintah desa setempat,” tandas Ali Sadikin.

Untuk mahasiswa UIN Palangka Raya, tuturnya akan ditempatkan di Kecamatan Karau Kuala tepatnya di Desa Janggi dan Desa Malitin. Kemudian di Kecamatan Dusun Selatan di Desa Danau Ganting, Desa Baru, dan Desa Muara Talang.

Sementara untuk mahasiswa UPR, lokasi KKN tersebar di 3 kecamatan. Di Kecamatan Dusun Selatan meliputi Desa Danau Sadar, Desa Dangka, Desa Kalahien, Desa Lembeng, Desa Mabuan, Desa Pamait, Desa Pemangka, Desa Sababilah, Desa Sanggu, dan Desa Tetei Lanan. 

Kemudian di Kecamatan Dusun Utara, penempatannya di Desa Pendang. Sedangkan di Kecamatan Gunung Bintang Awai meliputi 2 Desa, yakni Desa Tabak Kanilan dan Desa Sarimbuah.

“Selama pelaksanaan, para mahasiswa peserta KKN akan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan dari masing-masing universitas dan tentunya berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa program kerja KKN tersebut akan disesuaikan dengan disiplin ilmu masing-masing, tak terkecuali Mahasiswa dari Fakultas Kedokteran.

“Mahasiswa KKN ini juga nantinya dilibatkan dalam kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI di setiap desa, dimana mereka ditempatkan,” kata pria asli Bakumpai itu memastikan.

Pemkab Barsel melalui Bagian Kesra, sebutnya memberikan dukungan berupa survei lokasi, transportasi, konsumsi selama perjalanan, serta monitoring dan jaminan kesehatan selama kegiatan KKN berlangsung. (*/Red 2)