Palangka Raya

Pilrek UPR Masuki Babak Baru, Para Calon Rektor Kantongi Nomor Urut

Avatar
14
×

Pilrek UPR Masuki Babak Baru, Para Calon Rektor Kantongi Nomor Urut

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA, BNN – Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026–2030 memasuki babak baru. Panitia Pilrek UPR resmi menetapkan nomor urut tiga calon rektor melalui proses pencabutan nomor urut, Rabu (29/7/26).

Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UPR, Prof. Dr. Joni mengatakan bahwa penetapan ini sebagai persiapan pencetakan surat suara dan tahapan wawancara dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Hari ini telah dilaksanakan pencabutan nomor urut calon rektor. Nomor urut diperlukan untuk pembuatan surat suara,” kata Joni Bungai di Palangka Raya, Rabu (29/7/26).

Prosesi pencabutan nomor urut ini dilaksanakan oleh Panitia Pilrek UPR dan turut dihadiri langsung Ketua Senat UPR beserta anggota, serta calon rektor sebagai peserta.

Namun, untuk calon rektor hanya dihadiri dua orang, yakni Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn. dan Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si. Sementara, Prof. Bhayu Rhama, S.T., MBA., Ph.D. tidak hadir.

“Prof. Bhayu tidak hadir karena sedang ada tugas ke luar kota. Jadi, beliau diwakili oleh staf dari FISIP dalam pencabutan nomor urut kontestan,” ujar Prof. Joni Bungai.

Hasil pencabutan nomor urut, Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn. mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Pd. mendapatkan nomor urut 2. Sementara Prof. Bhayu Rhama, S.T, MBA, Ph.D. mendapatkan nomor urut 3.

Setelah proses pencabutan nomor urut, tahapan berikutnya adalah wawancara calon rektor dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Jadwalnya ditentukan oleh kementerian.

“Semoga minggu depan sudah bisa dilaksanakan tahapan wawancara. Untuk pelaksanaan wawancara akan dilakukan secara daring (online),” imbuh Prof. Joni Bungai.

Usai wawancara, akan dilanjutkan dengan pemilihan tahap dua yang diikuti oleh anggota senat dan Menteri. Hasil pemilihan ini akan menentukan siapa yang terpilih sebagai Rektor UPR periode 2026–2030.

Diketahui, bahwa masa jabatan Rektor UPR saat ini akan berakhir pada 7 September 2026. Diperkirakan dua pekan sebelum masa jabatan berakhir, rektor baru sudah terpilih. (*/Red 2)