PALANGKA RAYA, BNN – Operasi pencarian Tim SAR Gabungan selama dua hari akhirnya membuahkan hasil. Ahmad Siddik Suriatna (21), korban tenggelam di Sungai Kahayan, Desa Tumbang Nusa, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Rabu (18/3/26) dini hari.
Penemuan jasad korban berkat kepekaan seorang warga setempat. Sekitar pukul 03.10 WIB, saat tengah melintas menggunakan klotok ia melaporkan melihat jasad mengapung di perairan sungai Kahayan.
Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang sejak Selasa masih berpatroli langsung bergerak cepat menuju lokasi seperti yang dilaporkan.
Tepat pukul 04.17 WIB, akhirnya jasad korban Ahmad Siddik berhasil dievakuasi dari sungai dan langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Kelampangan, Kota Palangka Raya.
Koordinator Lapangan Basarnas, Antonius Tri Antoro mengatakan bahwa penemuan jasad korban berjarak sekitar 500 meter dari titik lokasi awal kejadian korban terjatuh dari lanting sedot.
“Korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal lokasi kejadian. Kemudian jenazah dievakuasi ke rumah duka dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Antonius.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyatakan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi pencarian oleh Tim SAR pun secara resmi ditutup.
“Kami berterima kasih atas sinergi seluruh unsur SAR yang terlibat. Mengingat korban telah ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing,” ujarnya. (*/Red 2)












