Palangka Raya

Remaja Tenggelam di Palangka Raya Ditemukan Meninggal, Operasi Pencarian Ditutup

Avatar
11
×

Remaja Tenggelam di Palangka Raya Ditemukan Meninggal, Operasi Pencarian Ditutup

Sebarkan artikel ini

PALANGKA RAYA, BNN – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang remaja tenggelam di Sungai Kahayan, sekitar Pelabuhan Rambang, Kota Palangka Raya, Kalteng, resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada hari kedua.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur di antaranya Kantor SAR Palangka Raya, Polairud Polda Kalteng Sabhara Polda Kalteng, Polresta Palangka Raya, BPBD, Dishub, relawan gabungan dan masyarakat setempat.

Korban bernama Muhammad Kaspi Rosyadi (14), warga Kampung Baru Campedak. Sebelumnya, dilaporkan tenggelam pada Minggu (9/8/26) sekitar pukul 11.00 WIB saat berenang bersama temannya dan terseret arus sungai.

Memasuki hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian sejak pagi hari dengan metode penyisiran dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP). Pada Senin (10/8/26) pukul 11.20 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 20 meter dari lokasi awal kejadian.

Selanjutnya, jenazah remaja ini dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR selama dua hari tersebut dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa nahas itu.

“Operasi SAR telah dilaksanakan secara maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat. Korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban,” ucap Ketut Alit.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah perairan, khususnya di kondisi sungai dengan arus yang cukup deras.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di sungai.” pungkasnya. (*/Red 1)