Barito Utara

Dampak Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Muara Teweh Sudah Dua Hari Dibatalkan

Avatar
11
×

Dampak Kabut Asap, Penerbangan di Bandara Muara Teweh Sudah Dua Hari Dibatalkan

Sebarkan artikel ini

MUARA TEWEH, BNN – Penerbangan dari dan ke Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut), dalam dua hari terakhir dibatalkan karena terganggu kabut asap.

Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh Muhammad Amrillah mengungkapkan bahwa dampak kabut asap yang kembali menebal sehingga pihaknya berinisiatif membatalkan penerbangan.

“Hari ini, adalah hari kedua yang membatalkan aktifitas penerbangan di Bandara Muara Teweh, akibat kabut asap kembali tebal,” kata Muhammad Amrillah di Muara Teweh, Kamis (20/8/26).

Ia menjelaskan, maskapai yang batal terbang dari dan ke Muara Teweh pada Rabu dan Kamis ini yakni rute penerbangan maskapai Wings Air tujuan Banjarmasin, Kalimantan Selatan – Muara Teweh.

Pembatalan ini, lanjutnya, karena Bandara Haji Muhammad Sidik merupakan bandar udara visual jadi visibility (jarak pandang) yang dibutuhkan 5000 meter lebih, sementara hari ini jarak pandang pada pagi hingga siang hanya 1000 meter.

“Karena jarak pandang yang tidak aman untuk penerbangan, maka rute tersebut untuk kemaren dan hari ini terpaksa dibatalkan,” kata Amrillah.

Ia mengatakan, sebagian penumpang ada yang membatalkan penerbangan dan melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi darat ke masing-masing kota tujuan dengan waktu tempuh relatif lama sekitar 9-13 jam.

“Untuk jadwal penerbangan tetap ada setiap hari, namun tergantung dari visibility dan kondisi kabut asapnya, semoga besok hari cuaca membaik,” ujar Amrillah.

Sebagai informasi, Bandara Muhammad Sidik selain melayani penerbangan Muara Teweh ke Banjarmasin setipa hari, juga ke Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya pulang pergi menggunakan pesawat Susi Air. (*/Red 2)